Kami adalah

kami adalah pengabdi pendidikan, mencerdaskan kehidupan bangsa.

Selasa, 24 Februari 2009

TIPS Kuat Bekerja

Bagaimana seseorang akan tahan berjam-jam dalam bekerja seolah tanpa kenal lelah? Apa rahasia penjaga mercu suar yang meninggalkan anak istri bertarung melawan angin dan badai? Bagaimana Pak Tani, nelayan,kuli, sopir angkutan, atau pekerja berat yang yang tahan membanting tulang di tengah terik matahari hingga dinginnya malam yang mencekam.

Kekuatan itu bernama CINTA. Cinta melahirkan harapan dan pengabdian. Kepada siapa mereka mempersembahkan hasil kerja mereka? Kepada keluarga nun jauh di sana, kepada masyarakat banyak yang membutuhkan karya mereka, kepada alam yang mengasuh mereka, kepada masa depan kehidupan yang lebih sejahtera, atau kepada hati tempat cinta suci itu mengalir.

Bila saudara berkeluh kesah karena harus bekerja lebih keras, maka kenanglah punggung bungkuk seorang nenek tua renta yang harus menjual jamu untuk menghidupi diri dan cucunya yang yatim piatu ditinggal mati orang tuannya. Beliau memiliki sesuatu yang ia cintai, yang menyebabkannya bekerja lebih giat. Kepada belialu kita belajar atas nama cinta.

Selamat kepada semua yang merasakan makna ulang tahun ke 26 Yayasan Pupuk Kaltim tercinta ini.

Dari berbagai sumber, Abidin.

Mari Kita Baca Lembaran ini

Teman, bacaan di atas bukan hanya selembar koran bekas bungkus ikan asin, tapi maknanya ituloh,... sayang bacanya harus pakai suryakanta atau kaca pembesar, itu semua agar kita semua tahu makna 5 tahun lagi tentang YPK kita. Tentang betapa kita sekarang ini terasa keciiiil,..YPK emang kepanjangannya YAYASAN PUPUK KALTIM, la kalau udah dilepas, namanya mungkin berganti YANU, yayasan anu gitu, sabar ya teman. Semua itu emang kecil dimata TUHAN. benar ndak?
Nah sekarang lebih baik serahkan padaNYA melalui doa yang tiada putus-putusnya, semoga kita semua termasuk orang yang berhasil di dunia dan akhirat. Diridhai segala amal perbuatan, pemikiran dan perkataan kita. Dan,.. semoga misi,visi, dan ambisi kita tercapai AMIN.

cak din

Senin, 23 Februari 2009

Tetap Menjadi Guru

Akhirnya saya tergoda kembali untuk menulis setelah membaca beberapa tulisan teman-teman senior yang sangat saya hormati dan sangat saya hargai, baik secara pribadi maupun pemikiran-pemikiran beliau. Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada beliau-beliau ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan.

Dalam carut-marut situasi sekarang ini tentulah tidak bijaksana apabila kita menilai orang (dalam hal ini yang diterima sebagai PNS) dengan sudut pandang yang terasa memojokkan, memakai kaca mata kuda dalam menilai keadaan.Dalam kasus PNS, saya yakin tidak ada maksud teman-teman untuk tidak percaya bahwa Gusti Alloh akan memberikan rejeki kepada mereka. Itu adalah sebuah tuduhan keji karena menyangkut keimanan seseorang terhadap Gusti-nya. Kalau kemudian ternyata mereka tidak lagi di sini, itu berarti Gusti Alloh telah mempercayakan rejekinya untuk dititipkan kepada yang lain, tidak lagi kepada lembaga ini. Yang lebih penting adalah ini bukanlah masalah uang (paling tidak itu bagi saya). Justru yang harus dipertanyakan adalah mengapa keputusan itu yang mereka ambil? Kita mungkin bisa merujuk kepada apa yang telah disampaikan Cak Mat tentang bagaimana hebatnya Sir Alex Ferguson dalam mendidik anak asuhnya. Kalau dalam konteks kita, mungkin pertanyaannya menjadi:


1. Apakah guru-guru merasa telah dicintai?
2. Apakah guru-guru merasa telah dihargai potensinya dan dimanfaatkan dengan baik?
3. Apakah guru-guru telah dibina dan dididik dengan baik?

Kalau semua guru berkata ya, saya pikir tidak ada alasan untuk meninggalkan lembaga yang sama-sama kita cintai ini. Sebagaimana yang selalu dikemukakan bahwa hidup dan bekerja di sini adalah pilihan, maka ijinkan teman-teman semua, tanpa kecuali, juga melaksanakan pilihannya dengan dengan ikhlas tanpa ada prasangka-prasangka, baik yang memilih tidak di sini maupun yang memilih tetap di sini. Ijinkan mereka yang meninggalkan lembaga ini menjadi Christiano Ronaldo-Christiano Ronaldo yang akan mengabdi kepada Tim yang lebih besar, mengabdi kepada siswa-siswa yang jauh lebih membutuhkan  (mereka juga ingin pintar walaupun dengan fasilitas yang tidak selengkap yang kita miliki di sini). Semoga teman-teman yang masih di lembaga ini menjadi Paolo Maldini-Paolo Maldini yang setia sampai pensiun.



Gix, ETC

YPK Butuh "Sir Alex Ferguson"

Saya senang sekali bicara tentang sepak bola, suatu saat saya akan buat blog khusus tentang soccer philosophy. Bahkan untuk membahas dan mencari solusi YPK pun kita bisa belajar dari filsafat sepak bola. Menurut saya YPK kita mirip dengan sebuah Football Club (FC) di mana pemain-pemainnya datang dan pergi. Bila yang pergi adalah gelandang serang (baca: guru fisika) misalnya, maka sebagai gantinya kita harus mencari gelandang serang (guru fisika) yang baru. Tidak mungkin seorang gelandang serang digantikan oleh seorang center back karena tugas, karakter, dan tipe bermainnya sangat berbeda. Untuk kemajuan sebuah tim, maka dalam mencari pemain pengganti harus mencari pemain yang sepadan atau bahkan lebih baik. Itulah sebabnya meskipun Manchester United ditinggalkan oleh David Beckham ke Real Madrid tidak menjadikan MU jeblok prestasinya karena Sir Alex Ferguson dengan cepat bisa mencari penggantinya yaitu Christiano Ronaldo dan Nani. Dan hasilnya semua orang di dunia tahu MU telah menjuarai Liga Inggris, Liga Champion, dan Juara antar Club dunia. Namun demikian MU tidak pernah bergantung pada kehebatan pemain-pemain tertentu. Memang pemain-pemain hebatnya banyak diincar oleh club-club lain yang hebat dan kaya raya semacam Real Madrid serta saingan dan tetangga dekatnya Chelsea dan Manchester City. Namun demikian MU sudah memiliki contigency action (dalam bahasa militer disebut CB: cadangan bertindak) dengan merekrut seorang pemain muda asal Serbia: Zoran Tosic. Konon pemain muda berusia 21 tahun ini sangat hebat bermain di sayap kanan maupun kiri, artinya MU telah mempersiapkan diri untuk menggantikan posisi sayap kanan yang sedang ditempati Christiano Ronaldo yang banyak diincar club-club kaya dan sayap kiri yang dihuni Ryan Giggs yang usianya sudah hampir 36 tahun.

Kita di YPK jarang sekali memaknai permainan dan manajemen sepakbola sebagai sebuah i'tibar untuk mencari solusi dari permasalahan yang sedang kita hadapi. Saat ini kita sedang kehilangan banyak pemain (baca: guru) dari berbagai macam posisi dan sama sekali belum mencari pemain penggantinya. Apakah kita perlu mengundang Sir Alex Ferguson untuk mencarikan pemain (baca: guru) baru? Tentu tidak ! Yang kita butuhkan adalah orang-orang yang bisa bergerak cepat dan bervisi seperti Sir Alex Ferguson. Apa sebenarnya kehebatan Sir Alex Ferguson?

1. Mencintai Tim dan pemain-pemainnya.
Meskipun dia seorang Scottish (asal Skotlandia), dia sangat mencintai Manchester United karena dialah manajer dan pelatih paling lama di MU. Kalau tidak salah sudah 22 tahun dan sudah puluhan trofi dihasilkan. Karena kesetiaan dan prestasinya itu dia dianugerahi gelar Sir (Raden Mas) oleh Ratu Inggris.

2. Mengetahui potensi pemain-pemainnya.
Pemain yang direkrut Sir Elex Ferguson selalu dapat bermain dengan baik di posisi masing-masing dan menjadi pemain hebat. Hal ini tidak lepas dari cara-cara nya dalam merekrut. Dia menciptakan strategy permainan tim yang matang terlebih dahulu baru mencari pemain yang sesuai dengan karakter dan strategy permainannya. Bukan asal rekrut.

3. Menghargai dan mendidik pemain-pemainnya.

Dia adalah manajer dan pelatih yang jarang atau hampir tidak pernah konflik dengan pemain-pemainnya. Kita mesti ingat seorang pemain muda yang bengal dan nakal seperti Wayne Rooney. Sejak pindah dari Everton dan diasuh oleh Sir Alex Ferguson, Rooney telah menjadi seorang pemain hebat dunia yang dapat merubah karakternya dari bengal dan nakal menjadi sportif dan sopan di lapangan.

Pertanyaannya adalah: Apakah YPK ingin hebat dan berprestasi serta disegani seperti Manchester United? Apakah YPK ingin memiliki guru-guru yang hebat seperti pemain-pemain Manchester United? Apakah YPK ingin memiliki trophy bergensi seperti trophy-trophynya Manchester United?

Bila sampean semua menjawab YA: Ayo kita semua bermain all out dan masing-masing kita berusaha menjadi:
  • edwin van der sar
  • tomasz kuszczak
  • ben foster
  • wes brown
  • gary neville
  • phil bardsley
  • patrice evra
  • nemanja vidic
  • rio ferdinand
  • john o'shea
  • gerard pique
  • ryan giggs
  • nani
  • chris eagles
  • park ji-sung
  • paul scholes
  • anderson
  • cristiano ronaldo
  • michael carrick
  • darren fletcher
  • owen hargreaves
  • dong fangzhuo
  • wayne rooney
  • carlos tevez
  • ole gunnar solskjaer
  • zoran tosic
  • rafael
  • dimitar berbatov
Dan yang terakhir kita butuh seorang manajer dan pelatih seperti Sir Alex Ferguson di YPK.


Achmad Riwayadi

Sabtu, 21 Februari 2009

SELAMAT!

Salam (Selamat)! Itulah kata yang pertama kali diberikan oleh Gusti Alloh ketika pertama kali kita nanti menginjakkan kaki pertama di surga sebagaimana yang sering kita baca di surat Yaasiin. (Ayo kita sering-sering Yaasiinan! Apakah yang ngundang teman kita pejabat atau teman kita pelaksana. Gak usah dibeda-bedakan lah).

Saya ucapkan selamat kepada teman-teman yang lolos dan lulus jadi PNS. Mudah-mudahan ilmu yang sampean dapat di YPK selama ini sangat bermanfaat ketika sampean jadi PNS. Semoga budaya disiplin yang sampean dapat di YPK tetap istiqomah sampean miliki. Semoga sampean semua bisa menjadi contoh yang baik di tempat kerja yang baru. Dan mudah-mudahan sampean tidak khawatir lagi akan masa depan sampean di Bontang, tapi ketidakkhawatiran itu bukan karena sudah jadi PNS melainkan yakin karena Gusti Alloh Maha Memberi Rezeki.

Kalau boleh beri masukan. Contohlah Christiano .Ronaldo (pemain Manchester United) yang memulai karir dan dibesarkan Sporting Lisbon (Tim Devisi Utama Portugal). Dia bisa menjadi pemain top dunia karena sejak SSB di Sporting Lisbon, Portugal. Ketika MU berhadapan dengan Sporting Lisbon, dia tak mau melakukan selebrasi berlebihan melainkan hanya mangatupkan kedua belah tangannya bak meminta maaf. Ketika itu dia mencetak goal dan MU mengalahkan tuan rumah Sporting Lisbon. Aksinya itu mendapat simpatik fans Sporting Lisbon dengan memberikan tepuk tangan sambil berdiri ketika Ronaldo ditarik keluar digantikan Carlos Tevez.

Saya juga ucapkan selamat kepada semua teman-teman yang masih tetap setia di YPK . Tentu bukan karena usia sudah di atas 35 tahun seperti saya, tetapi karena sampean punya kesetiaan seperti Franco Baressi dan Paolo Maldini (pemain AC Milan) yang sejak SSB sampai pensiun tetap di AC Milan. Saya yakin teman-teman yang sudah di atas 35 tahun banyak juga yang mendapat tawaran dari Club lain ( baca: Lembaga lain) karena sampean semua punya kualitas dan teknik tinggi seperti Franco Baressi dan Paolo Maldini. Sering sekali saya mendapat tawaran pekerjaan baik sebagai guru, dosen, maupun non guru dari teman-teman sesama alumni IKIP Malang. Pernah teman saya yang manajer personalia di suatu perusahaan besar milik asing menawari saya pekerjaan dengan gaji 4 s/d 5 kali lipat dari YPK, bahkan saya pernah di ajak ke kantornya segala. Sayang pekerjaan itu bukan sebagai guru, dan saya yakin saya akan cepet stress kerja di tempat tersebut karena suasananya tidak se"mbanyol" dan se "ceria" jadi guru di YPK. Bahkan ketika saya presentasi di ITB mengenai pengajaran Bahasa Inggris tahun 2004, tiba-tiba datang seseorang dari Jakarta menawari saya untuk bekerja di lembaganya dengan gaji 2 s/3 kali lipat di YPK. Waktu itu saya tolak bukan karena jenis pekerjaannya. Tetap jadi guru, tetapi kalau di Jakarta jelas saya tidak mau karena saya yakin kalau kerja di Jakarta saya tidak bisa main bola setiap Sabtu dan Minggu pagi di stadion BTN atau lapangan Rumah Sakit. Alasan aneh memang!

Terakhir, saya ucapkan selamat Ulang Tahun YPK yang ke 26. Semoga YPK kita tetap consistent menjadi lembaga pendidikan yang terkemuka dan terdepan seperti Sporting Lisbon yang bisa melahirkan orang-orang hebat seperti Christiano Ronaldo dan seperti AC Milan yang telah melahirkan orang-orang berkelas yang melegenda seperti Franco Baressi dan Paolo Maldini.

Wassalaam,
Achmad Riwayadinho.