Kami adalah

kami adalah pengabdi pendidikan, mencerdaskan kehidupan bangsa.

Minggu, 31 Mei 2009

Mengenal lebih dekat tentang Bimbingan Konseling

Layanan Bimbingan dan Konseling merupakan suatu kegiatan bantuan bagi para siswa di sekolah untuk mencapai perkembangan yang optimal melalui berbagai kegiatan layanan bimbingan (pribadi, sosial, belajar, dan karier). Sedangkan bimbingan budi pekerti merupakan tanggungjawab semua guru.

Secara umum tujuan pemberian layanan bimbingan dan konseling adalah :
1. Untuk membantu siswa mengenal diri dan lingkungannya (bimbingan pribadi dan sosial)
2. Mewujudkan dan mengembangkan potensi diri (bimbingan belajar dan karier)
3. Mengembangkan minat dan cita-cita (bimbingan karier )
4. Mengenal masalah/kesulitan yang dialami ((bimbingan pribadi, sosial)
5. Memecahkan sendiri masalah yang dialami secara realistis (bimbingan pribadi)
6. Mampu membuat pilihan serta keputusan untuk dirinya sendiri (bimbingan pribadi)

Idealnya porsi pemberian bimbingan dari masing-masing jenjang (menurut skala prioritas) :

1. S D = Lebih menekankan pada bimbingan belajar (1 ), bimbingan sosial(2), dan bimbingan pribadi(3), dan bimbingan karier ( 4)

2. SMP = Lebih menekankan pada bimbingan sosial (1), bimbingan pribadi(2), bimbingan belajar(3) dan bimbingan ( karier).

3. SMA = lebih menekankan pad bimbingan karier( 1), bimbingan pribadi (2), bimbingan sosial (3 ), dan bimbingan belajar (4 )


KEGIATAN LAYANAN :
1. Layanan Informasi :
Memberikan keterangan/penjelasan yang dibutuhkan siswa mengenai berbagai info tentang pribadi,sosial, belajar dan karier.Informasi disajikan melalui bimbingan di kelas,media papan bimbingan ,brosur,buku ,majalah dsb.
2. Layanan Konseling
Memberikan layanan konseling secara pribadi(tatap muka secara langsung dengan konselor secara pribadi )maupun secara kelompok kecil untuk membahas masalah yang dihadapi,sehingga memperoleh penyelesaian yang tepat,serta komitmen untuk selalu menjaga kerahasiaan masalah.Bidang permasalahan yang ditangani meliputi:masalah pribadi,sosial,belajar,dan
karier.
3. Layanan Bimbingan Kelompok
Memberikan layanan bimbingan secara
kelompok kepada siswa dalam pengembangan pribadi,kemampuan hubungan sosial,belajar
dan karier melalui kegiatan dinamika kelompok.,yang disajikan melalui metode:
diskusi kelompok,permainan simulasi,bermain peran,karyawisata,homeroom,dan
mendatangkan nara sumber.
4. Layanan Penempatan/Penyaluran Potensi
Memberikan bantuan kepada siswa dalam memperoleh penempatan/penyaluran yang
tepat sesuai dengan kondisi pribadi siswa dan untuk memperoleh kesempatan mengembang
kan potensinya secara optimal melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.Misalnya :penempatan /penyaluran bakat, minat siswa melalui pengembangan diri (ekstrakurikuler ).
5. Layanan Konsultasi
Memberikan bantuan kepada siswa dalam memperoleh wawasan pemahaman dan cara-
cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani masalah/kondisi siswa.
6. Layanan Mediasi
Memberikan bantuan kepada siswa dalam menyelesaikan /memperbaiki hubungan antar siswa yang mengalami konflik(masalah).
7. Layanan kepustakaan BK
Memberikan pelayanan dalam menyediakan berbagai bahan pustaka yang dibutuhkan siswa dalam pengembangan diri, kemampuan sosial,kegiatan belajar dan karier.
8. Layanan Refferal
Memberikan layanan dalam pelimpahan permasalahan siswa kepada pihak/lembaga yang berwenang baik internal maupun eksternal agar siswa mendapatkan pemecahan masalah yang memadai, misalnya:psikolog,psikiater,dokter.
9. Layanan Pemahaman Diri
Memberikan layanan melalui serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan tujuan agar siswa dapat mengenali,memahami dan menerima keadaan dirinya sendiri, baik yang bersifat kekuatan/kelebihan dan kelemahan/kekurangan secara realistis,dengan menggunakan teknik tes psikologi maupun teknik non testing. Misalnya : DCM(daftar cek masalah), tes studi habits, sosiometri,Who Am I, tes minat,tes kesadaran diri dsb.

PROSEDUR PEMANFAATAN LAYANAN B K :
1. Siswa menemui wali kelas untuk meminta rekomendasi dalam pemanfaatan layanan BK.
2. Siswa datang langsung ke ruang BK atas kesadaran/inisiatif sendiri(tanpa melalui wali kelas).
3. Orang tua datang langsung /membuat janji untuk memanfaatkan layanan BK.
4. Siswa dapat memilih/menentukan sendiri konselor yang dikehendaki dalam melakukan konseling.


PADA SAAT KAPAN SISWA MEMBUTUHKAN LAYANAN B K :
1. Ketika siswa merasa membutuhkan informasi yang berkaitan dengan belajar di sekolah.
2. Ketika siswa merasa ragu, bingung dengan keputusan di sekolah.
3. Ketika siswa memiliki masalah tentang perkembangan prestasi belajar di sekolah.
4. Dan problem lain yang berhubungan dengan masalah di rumah dan d sekolah.

1 Lagi dari Houya