Kami adalah

kami adalah pengabdi pendidikan, mencerdaskan kehidupan bangsa.

Jumat, 20 Februari 2009

Life is so short "Urip kuwi sakdermo mung mampir ngombe"

LIFE IS SO SHORT

“Urip iku sak dermo mung mampir ngombe”

Renungan tentang SUKSES


Kelvin Hui adalah seorang Web Publishing Businessman (Founder dari ambatch.com dan SEO Master), yang berhasil mendapatkan kontrak dengan Yahoo! senilai 20 juta dollar hanya untuk mempromosikan Yahoo! di Hongkong, Korea, dan Jepang selama tiga tahun!
Yang menarik, manusia ini justru sangat-sangat sederhana dalam berpakaian, tutur katanya sangat halus namun penuh kebijaksanaan.

Pemikiran inilah yang menginspirasi banyak orang tentang arti Ke SUKSESan


SUKSES itu sederhana, SUKSES tidak ada hubungannya dengan menjadi kaya raya, SUKSES itu tidak serumit/serahasia seperti kata Robert Kiyosaki/Tung Desem Waringin, SUKSES itu tidak perlu dikejar, SUKSES adalah ANDA!

Karena keSUKSESan terbesar ada pada diri Anda sendiri...

Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi satu ovum, itu adalah SUKSES pertama Anda!
Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh yang sempurna tanpa cacat, itulah keSUKSESan Anda yang kedua...

Ketika Anda ke sekolah, bahkan bisa menikmati studi S1 di saat setiap menit ada 10 siswa yang drop out karena tidak mampu bayar SPP, itulah SUKSES Anda yang ketiga...

Ketika Anda bisa bekerja di lembaga pendidikan yang bernama Yayasan Pupuk Kaltim, di saat sekian banyak lainnya menjadi pengangguran, itulah keSUKSESan Anda yang keempat...

Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada tiga juta orang yang mati kelaparan setiap bulannya, itulah keSUKSESan Anda yang kelima...

SUKSES terjadi setiap hari, dan Anda tidak pernah menyadarinya. ..

Saya sangat tersentuh ketika menonton film "Click!" yang dibintangi oleh Adam Sandler, "family comes first," begitu kata-kata terakhirnya kepada anaknya sebelum ia meninggal...

Saking sibuknya Adam Sandler dalam mengejar keSUKSESan, ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak-istrinya, bahkan tidak sempat menghadiri pemakaman ayahnya, keluarganya berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, dan anaknya tidak mengenal siapa ayahnya...

SUKSES selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa terus-menerus menjadi best seller dengan membuat keSUKSESan menjadi suatu hal yang rumit dan sukar diperoleh...

SUKSES tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport, jam Rolex, pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik seperti Donald Trump, resort mewah di Pulau Dewata, dll.

Tapi buat saya pribadi yang bisa hidup dengan sangat berkecukupan, saya rasa SUKSES memiliki arti yang berbeda...

SUKSES adalah mencintai dan bangga terhadap diri Anda sendiri, mengerjakan apa yang Anda sukai kapan saja dan di mana saja...

SUKSES sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan,

SUKSES sejati adalah menikmati dan bersyukur atas setiap detik kehidupan Anda.

Pada saat Anda gembira, Anda gembira sepenuhnya. Pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya, setelah itu Anda harus bersiap lagi menghadapi episode yang baru.

SUKSES sejati adalah hidup benar di jalan Allah, hidup baik, tidak munafik, tidak menipu, wajar, saleh, dan selalu rendah hati.

SUKSES itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit. SUKSES sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan, keadaan, dan kekurangan Anda apa adanya dengan penuh syukur.

Saya berani berbicara seperti ini, karena hidup yang saya alami adalah seperti roda pedati. Ketika masih kanak-kanak dulu, hidup saya begitu nelangsa cuma mampu makan nasi warteg satu kali sehari dengan menu nasi setengah + sayur gratis + tempe goreng. Tetapi ternyata nikmat makan di warteg kok sama saja bila dibandingkan ketika saya makan di restoran mewah di Jakarta

Saya pernah tidur di kolong langit, beralaskan tanah dan terpal, hujan kehujanan, panas kepanasan. Tetapi ternyata lelapnya saya tidur dulu kok bisa sama saja bila dibandingkan ketika saya tidur di hotel bintang 5 di Hotel Borneo swisbell

Saya dulu pulang-pergi ke sekolah jalan kaki sejauh 12 km, memakai baju yang lusuh, tas yang kotor, dan alat tulis seadanya. Datang ke sekolah selalu menjadi bahan tertawaan teman-teman, tetapi kok sama saja enaknya ketika sekarang berangkat dan pulang kerja naik Toyota Kijang LGX, satu-satunya kendaraan yang saya miliki.

Saya pernah diundang seorang direksi ke rumah barunya, untuk menikmati ruang auditoriumnya. Ada speaker untuk karaoke, ada player untuk mendengarkan musik, ada home theater.... Dia bilang harga speaker Thiel-nya untuk mendengarkan musik saja harganya 400 juta rupiah, saya disuruh mendengarkan waktu beliau memutar musik jazz, memang enak sekali, suara dentingan gelas dan petikan bass-nya bisa terdengar jelas, tapi kok setengah jam di situ, saya bosan juga. Sama nikmatnya dengan mendengarkan musik lesung yang akrab ditelingaku waktu kecil dulu
Pernahkah Anda menyadari?

Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang. Uang hanyalah alat tukar. Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda.

Ya, Anda mungkin harus bekerja siang dan malam untuk membayar KPR-BTN PKT selama 15 tahun Alhamdulillah sudah lunas eeeuy) atau membeli mobil/motor secara kredit selama tiga tahun.

Namun itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda sendiri, Anda menjual waktu Anda dari pagi hingga malam hari kepada penawar yang tertinggi, untuk mendapatkan uang agar bisa membeli makanan, membayar pulsa telepon dll...

Aset terbesar Anda bukanlah rumah atau mobil Anda, tetapi diri Anda sendiri.

Itu sebabnya mengapa orang pintar bisa digaji puluhan kali lipat daripada orang bodoh, karena semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau membeli waktu Anda...

Itu sebabnya mengapa harga dua jam Robert Kiyosaki untuk berbicara di suatu seminar = 200 juta rupiah, atau harga 2 jam seminar Tung Desem Waringin mencapai 100 juta...

Itu sebabnya mengapa Nike berani membayar Tiger Woods dan Michael Jordan sebesar 200 juta dollar hanya untuk memakai produk Nike. Suatu produk menjadi mahal bukan karena merk-nya, namun karena produk tersebut dipakai oleh siapa...

Itu sebabnya bola basket bekas milik Michael Jordan bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dengan merk yang sama bila dijual harganya justru turun...

Hidup ini lucu, kita seperti mengejar fatamorgana. Bila dilihat dari jauh, mungkin kita melihat air di kejauhan, namun ketika kita kejar dengan segenap tenaga dan akhirnya sampai di tujuan, yang kita lihat hanya pantulan sinar matahari saja...

Lucu, bila setelah membaca tulisan di atas, Anda masih mengejar fatamorgana tersebut ketimbang menghabiskan waktu Anda yang sangat berharga untuk sungkem kepada orangtua yang begitu mencintai Anda, memeluk hangat istri Anda, mengatakan "I love you" kepada orang-orang yang Anda cintai: orang tua, istri, anak, dan sahabat-sahabat Anda.Lakukanlah selagi Anda masih punya waktu, selagi Anda masih sempat, Anda tidak akan pernah tahu kapan Anda akan meninggal, mungkin besok pagi, mungkin nanti malam, karena LIFE IS SO SHORT.
Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi Anda, entah itu ,Golf, bermain bola, memancing, minum kopi, makan makanan favorit Anda, berkebun, bermain catur, atau berkaraoke.. .

Enjoy your life, because life is so short...

Selamat Ulang Tahun Yepeka Sukses buat semuanya ***Yoes***

Minggu, 15 Februari 2009

Bontang, 2028

Dulur-dulurku kabeh,

Pernah gak sampean mikir-mikir koyo opo kahanane awak dhewe ing tembe ngarep? Kelawan tulisanku iki sampean kabeh aku ajak mikir bareng. Judul e Bontang 2028. Sampean iso ganti judule, misale kanggo Cak Pri diganti Bontang 2025, Cak Pras 2027, lan seteruse. Opo maksud e? Tahun 2028 iku insyaalaaoh tahun aku pensiun teko YPK. Aku mlebu YPK tahun 1995 dadi yen Gusti Alloh ngresakne aku dadi guru YPK suwene 33 tahun ing tahun 2028. Meski wis pensiun aku pingin tetep ngajar ndik YPK selagi YPK isik ono. Cita-citaku mati sahid koyo dulur tuwoku, Pak Munardi lan Prof Nuril Huda (Rektor IKIP Malang), mbalik nang ngarsane Gusti Alloh waktu ngoreksi tugase murid utowo waktu ngajar ndik kelas. Soale arepe nang Jalur Gaza juga adoh. Balik nang tahun 2028. Ing tahun iku aku wis ora iso main bal-balan selincah saiki, aku wis ora iso salto jengkulitan maneh. Gantian anakku sing main bal-balan lan salto-salto an. Mungkin isone mung jogging lan mlaku-mlaku isuk. Mungkin aku wis gak ketemu Cak Pri soale Cak Pri wis pensiun 3 tahun sak durunge lan wis mulih nang Ceper, Klaten. Mungkin! Cak Pras wis pensiun tahun sak durunge lan wis mulih nang Kulonprogo. Mungkin! Aku mungkin wis gak iso ketemu karo sebagian sampean kabeh jalaran sampean dulur ku tuwo wis pensiun dhisik. Maksude dipensiun YPK utowo dipensiun Gusti Alloh. Gelem ora gelem awak e dhewe bakal dipensiun karo Gusti Alloh teko alam donya.

Aku sering crito-crito karo wong-wong sing arepe utowo wis pensiun. Wong sing arepe pensiun utowo wis pensiun ngalami perkoro-perkoro sing ora tau dipikirne sak durunge. Ono sing diarani post power syndrome. Opo o ono wong ngalami syndrome macem-macem? Menurutku wong mau waktu isik aktif ora pernah mikirne tembe ngarep lek bakal pensiun. Koyo-koyo o arepe urip terus, kerjo terus, dadi wong hebat terus, diwedeni terus, lln. Sing dirasakne wong sing pensiun dudu iku thok. Ono perasaan getun. Getun opo? Getun sebab waktu isik aktif kerjo ora ngamal sing maskimal.

Wis sak iki balik nang critoku dhewe. Coba bayangno saiki aku (Achmad) kerjoku sak karepku dhewe mlebu sak karepku dhewe, karo konco gak akrap, seneng nglarani konco (maksude dudu sering tackling waktu bal-balan), gak pernah kumpul karo konco, medhit karo konco, diundang yasinan lan tahlilan konco gak pernah teko, kerja bakti lan acara 17 Agustusan RT gak pernah melu. Opo maneh gak peduli karo anak murid, gak peduli karo dulur, gak peduli karo tonggo teparo. Aku iso bayangno ndik akhir pengabdianku dadi guru, aku bakal nelongso sebab ora ono wong utowo konco-konco sing peduli karo aku sebab waktu isik aktif aku ora pernah peduli karo liyan.

Dulur-dulur, konco-koncoku kabeh.
Aku, Cak Maskut, Kang Sarwoko lan dulur-dulur liyani sing lahir e tahun 1972 sak iki wis umur 37, sepuluh tahun kepungkur 27, rong puluh tahun kepungkur 17, telung puluh tahun kepungkur 7 tahun. Cepet banget urip iki. Sepuluh tahun maneh 47, rong puluh tahun maneh 57, telung puluh tahun maneh 67, petang puluh tahun maneh 77. Pirang tahun maneh urip ing alam donya awak e dhewe ora weruh. Ayo podho takon awak e dhewe-dhewe. Ate nglakoni opo maneh awak e dhewe mengko ing umur 38,39,40,41,42,43,44,45,46,47......67...77.

Dulur-dulur, konco-koncoku.
Untung banget sampean karo aku ditakdir dadi guru karo Gusti Alloh. Awake dhewe diparingi dalan penak kanggo nglakoni kabecikan. Mumpung saiki isik diparingi gesang (urip) karo Gusti Alloh, ayo nyambut gawe dadi guru sak giat-giate sak ikhlas-ikhlase mumpung isik 2009 durung ketekan tahun 2028.

Sepurane sing gedhe.


I love you all

Kamis, 12 Februari 2009

YO WIS LAKONE

Guru iku digugu yo ditiru, iku sak mestine, guru iku panutan, guru iku kudu nduwe kekarepan, iso ngemong murite karo mesti nduwe sangune. (ing ngarso sun tulodho, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani, jer basuki mowo beyo)

La yo wis lakone sak iki, menowo sebagian sing main nang panggung YPK pindah gelanggang, mergo kabeh iku wis di karepno karo SING KUOSO sing dadi dalange.

Awakke dewe iku sak dermo nglakoni. Mugo-mugo wae akeh gantine, terus akeh penontone, akeh hasile lan manfaate.
Sepurane dulor, nedo nrimo.
Hapunten sadayana.
Saporana kabbih.
Suwun, hatur nuhun

Cakdin

Ojo Kuatir, Rek!

Konco-koncoku kabeh,

Jare wong-wong ndik TV-TV, embong-embong, warung-warung, omah-omah saiki jamane jaman susah. Tapi iku khan jare. Jare wong-wong maneh! Sing jelas dudu jareku. Jareku saiki jaman sing paling penak sak joke uripku ndik alam donya. Gak penak yo opo, wong urip 23 tahun sak durunge kerjo dadi guru ndik YPK gak tau mangan sate saiki bosan mangan sate, mangan super mie ae baru semester 5 waktu kuliah ndik IKIP saiki wis bosan mangan mie. Opo yo percoyo sampean lek kuliahku 5 tahun mulai bayar pendaftaran UMPTN Rp 15.000,- sampe wisuda mbayar Rp 150.000,- bondho utangan, malah saiki iso nguliahno adik ndik Brawijaya. Gak percoyo khan?

Saiki mungkin akeh guru-guru koncone awake dhewe sing mulai kuatir yo opo nasibe ndik YPK. Ono sing ngomong jare YPK kate di kekno pemerintah, dikurangi jatahe, malah-malah ono sing ngomong jare YPK kate ditutup. Tapi iku cuma kulak jare dodol jare. Durung mesti nyoto benere. Kuatir kah sampean? Yo wajar. Cuma aku blas gak kuatir. Lek ono wong sing kuatir , kiro-kiro jalaran alasan-alasan ndik ngisor iki:

Kuatir ora iso mangan enak, ora iso nguliahno anak e, ora iso duwe omah apik.

Konco-koncoku kabeh ojo sampek sampean karo aku duwe pikiran nggladrah koyo ngene iki. Wong sing kuatir/ wedi ora iso mangan iku podho karo wong sing gak yakin lek Gusti Alloh iku Dzat Sing Moho Loman, Welas Asih, tur Gak Mentoloan Marang Makhluk e. Nganggep remeh nang Gusti Alloh. Gak trimo Gusti Alloh, Rek! Gak mungkin (mokhal) lek Gusti Alloh ngejarno sampean sampek gak mangan. Wis tah, Gusti Alloh mesti maringi rejeki sing akeh tur gak di songko-songko. Monyet-monyet ndik jln Burangrang ae ora tau kekurangan mangan meski gak tau sekolah, opo maneh awak e dhewe sing SPd lan MPd.

Bahaya sing nomer 2, ojo sampek sampean karo aku nganggep lek YPK iku sing ngurip i awak e dhewe. Lek sampean nganggep YPK, PKT, Pemkot sing nguripi utawa gawe enake urip e awak e dhewe. BAHAYA POOOOL. Yo iku sing diarani SYIRIK. Syirik iku dudu diba'an, tahlilan, wiridan, sholawatan, pujian, lan liyo-liyane. Lek sampean nganggep duwit sing gawe penak urip sampean, obat sing marasno loro sampean, komputer sing gawe nyugihno urip sampean, opo maneh sampek nyembah YPK, nyembah PKT, nyembah Pemkot, yo iku sing diarani syirik.

Konco-koncoku kabeh,

Ngadepi kelahirane YPK sing kaping 26, awak e dhewe mesti yakin lek YPK bakal tambah apik ing tembe ngarep. Sing mesti sampean karo aku tetep kudu nglakoni: ngajar sing temenan, sing apik,ndadekno murid-murid sing bodho dadi pinter, sing bekasaan dadi sopan, sing nyontek an dadi jujur. Cukup! Gak usah mikirno pirang milyar dana e YPK teko PKT. La opo awak e dhewe mikir no barang sing mesti dadi penggaweane wong liyo. Gawe soal Try Out ae sing apik, gawe perangkat multi media ae sing canggih, gawe soal ulangan blok terus dites no nang murid. Cukup!

Sampean aku dongakno dadi guru sing ikhlas, sing syukur ndik akhir pengabdiane dadi guru, lan mesem utowo ngguyu waktu mbalik nang kersane Sing Gawe Urip. Mugo-mugo!

Achmad/Abu Muhammad

Buruan... MULTIMEDIA sebentar lagi lho...



Batas akhir pengumpulan karya Jumat, 20 Februari 2009 tet'! Gak boleh lewat!

Buruan selesaiin karya sampeyan, dan segera kirim ke Pak Supra SD-1 (081347450778) atau Pak Malik SMA (081347072620), jangan lupa lampirkan formulir pendaftaran (ambil di panitia).

Sampaikan info ini ke seluruh rekan di unit masing-masing, trm's.





Panitia,

Supra